Blog Mozilla Firefox 54 Yang Jauh Lebih Ngebut

Firefox 54 Yang Jauh Lebih Ngebut

Kehidupan manusia di jaman sekarang ini tampaknya banyak berubah dibandingkan dengan kehidupan di jaman 10-20 tahun yang lalu. Salah satu aktifitas yang rutin dilakukan sebagian besar orang setiap harinya, pastinya adalah mengakses internet. Dulu, mengakses internet hanya bisa dilakukan dengan menggunakan browser di komputer PC atau laptop. Tapi sekarang, banyak orang mengakses internet lewat smartphone mereka masing-masing. Hubungan antara manusia dan internet menjadi semakin dekat dan semakin intens. Apalagi untuk mereka yang pekerjaannya memang terkait dengan internet, rasanya peranan "browser" menjadi sangat penting dalam keseharian mereka, termasuk saya.

Sudah sejak lama saya mengikuti perkembangan browser Firefox, salah satu product dari Mozilla, sebuah yayasan non-profit yang mengedepankan inovasi di internet. Browser Firefox adalah browser default atau browser utama saya. Namun, ada beberapa teman saya mengeluhkan bahwa Firefox lebih lemot dibandingkan browser lain, apabila di macOS, jauh lebih nyaman menggunakan browser Safari. Dan ketika saya coba, memang harus saya akui, terasa sekali perbedaan terutama ketika membuka website seperti Youtube atau Facebook. Dan pengalaman berpindah-pindah tab, sangat jauh berbeda, dan harus saya akui memang Firefox terasa lemot. Namun saya tetap setia menggunakan Firefox, karena ada beberapa add-ons dari Firefox yang tidak bisa saya tinggalkan, seperti DownThemAll, FireFTP, X-Notifier, Screengrab, dsb.

Jadi saya tetap bersabar saja dengan tingkat lemot browser Firefox. Dan syukurlah kesabaran saya mendapatkan jawaban dengan dirilisnya Firefox 54, yang disebut sebagai The Best Firefox Ever, di blog Mozilla. Pada update terbaru ini, Firefox menggunakan memori RAM jauh lebih sedikit dibandingkan browser lainnya di Windows 10, macOS, dan Linux. Biasanya, komputer kita terasa lemot, karena konsumsi RAM yang berlebihan, dan biasanya itu terjadi karena kita membuka banyak tab pada 1 browser. Dimana di setiap tab tersebut membuka berbagai website modern yang kebanyakan di design dengan konten yang kompleks, seperti mengandung banyak image berukuran besar, video, dan sebagainya. Browser Firefox versi lama menggunakan single process untuk menjalankan semua proses di berbagai tab, sementara browser modern membagi proses-proses tersebut ke dalam beberapa independent process. Project untuk membagi-bagi process ini oleh Mozilla disebut sebagai Project Electrolysis atau E10s.

Saya senang dengan update terbaru ini, membuat pengalaman saya berselancar di internet menjadi jauh lebih menyenangkan!


blog comments powered by Disqus

Blog

blog image

Firefox Quantum, Download dan Rasakan Kecepatannya!

Mozilla baru saja meluncurkan Firefox Quantum, browser Firefox yang menggunakan engine baru. Mozilla juga menyajikan konsep design UI yang baru yang disebut sebagai Photon. Anda tidak percaya? Silahkan coba Download Firefox Quantum dan rasakan perbedaannya!

Read more

blog image

eCommerce vs Marketplace

Sebagai salah satu pelaku industri, saya hendak melakukan riset secara langsung, bagaimana rasanya dan bagaimana perbedaan antara berjualan lewat website online store sendiri atau ecommerce, dibandingkan dengan menggunakan marketplace yang sudah begitu banyak bertebaran saat ini. Oleh karena itu sejak setahun terakhir, saya mencoba melakukan kegiatan jual beli

Read more

blog image

Sunset For Retail Business

Hari ini, 30 Juni 2017, adalah hari terakhir bagi salah satu raksasa bisnis retail 7-Eleven di Indonesia. Saya sudah sempat menyimak paparan beberapa pengamat, terutama pak Rhenald Kasali di CNN Indonesia. Saya setuju ada faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi tutupnya bisnis 7-eleven di Indonesia. Tapi saya tidak tertarik untuk

Read more

blog image

How to Build a Successful Business

Someone just emailed me, asking about my successful freelance career. Well, i know that i'm still far from success in build my own web design company. But if talking about success with my freelance career as web designer, i think it's a target that i already achieved few

Read more

blog image

Marvel App, Aplikasi Untuk Membuat Prototype Tanpa Coding

Beberapa waktu lalu saya diperkenalkan dengan sebuah aplikasi yang ternyata sesuai dengan yang selama ini saya cari dan belum ketemu. Aplikasi yang cocok untuk kalian yang punya bakat design, namun lemah di coding, seperti saya. Marvel App bisa membantu membuat...

Read more