Blog Story 3 Alasan Mengapa Kantor Tidak Diperlukan

3 Alasan Mengapa Kantor Tidak Diperlukan


Saya memulai bisnis web design berbasis di Jakarta sejak 2009. Ketika itu saya memulai dengan skala kecil. Nilai project yang diambil pun tidak besar. Dan seperti semua pelaku bisnis startup pada umumnya, saya berusaha untuk meminimalisir resiko dan pengeluaran. Dan sudah pasti yang paling relevan adalah dengan tidak memaksakan diri untuk memiliki kantor fisik. Saya cukup puas dengan kehadiran kantor di dunia maya, yaitu sebuah website. Sejak itu pun saya terbiasa bekerja secara online atau remote bersama tim saya, terutama tim programmer dan designer. Berikut saya coba mengajak anda berpikir dari sisi yang berbeda. Saya mencoba menjabarkan, mengapa kantor tidak diperlukan.

1. Biaya

Jelas dengan keberadaan kantor, banyak biaya yang harus kita bayarkan, seperti biaya sewa, maintenance, dan sebagainya. Tidak hanya membuat pengeluaran kita bertambah, namun juga membuat nilai jual jasa kita sulit berkompetisi dengan vendor lainnya.

2. Macet

Kota Jakarta tentunya sudah terkenal dengan kemacetannya yang luar biasa. Ketika saya harus pergi meeting ke kantor client yang mungkin jauh dari kantor saya. Tentunya menjadi buang-buang waktu ketika saya harus kembali bekerja ke kantor, karena harus mengarungi lautan macet Jakarta terlebih dahulu untuk tiba di kantor saya. Hal ini jelas menjadi tidak efisien waktu.

3. Jenuh

Ketika kita bekerja, apalagi di lingkungan dan masa yang membutuhkan motivasi dan semangat kerja yang tinggi. Tentu kita berharap agar mood kerja kita bisa terus baik dan optimal. Mood yang baik sangat penting bagi para pekerja kreatif. Dan bekerja di satu kantor yang tertutup dan sepi seringkali menjadi membosankan dan membuat rasa jenuh. Hal ini menjadi berbeda ketika saya memutuskan untuk bekerja melalui cafe misalnya seperti Starbucks. Tapi jangan salah, cafe pun tidak semua suasananya mendukung kita untuk lebih produktif. Misalnya cafe yang banyak dikunjungi anak-anak yang berisik lari kesana kemari, menurut saya tidak cocok untuk menjadi tempat bekerja. Kebebasan bekerja tanpa ikatan lokasi membuat kita bisa lebih bebas memilih darimana kita bekerja hari ini agar mendapatkan suasana-suasana baru atau berbeda yang membuat kita bisa lebih produktif.

Di atas merupakan 3 alasan saya mengapa kantor tidak diperlukan. Tentunya masing-masing pilihan punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun seiring perkembangan jaman, menurut saya bekerja di kantor menjadi tidak relevan lagi. Karena kita ingin hidup, bekerja, dan merasakan menjadi bagian dari sebuah kota besar yang dinamis, bertumbuh, dan bergerak. Sayangnya peraturan negara ini masih mengharuskan setiap badan usaha untuk memiliki domisili. Seandainya saja suatu hari nanti, alamat website sudah bisa diterima sebagai domisili.

Apakah anda punya tambahan alasan lainnya? Atau menurut anda justru kantor sangat diperlukan?



blog comments powered by Disqus